lmu nahwu (gramatika bahasa Arab) merupakan
bagian dari uslub tata bahasa arab yang begitu menarik dan unik, maka sejak
awal perkembangannya sampai sekarang
senantiasa menjadi bahan kajian yang dinamis , Ilum nahwu adalah salah satu “jurus
“ untuk memahami dan membedah keagungan
dan kemukzijatan Al-Qur’an dan as-sunnah dari perfectif tata bahasa.
Menelusuri Hakikat Naib Fail Dalam Uslub Bahasa Arab
Naib fail
ini termasuk ‘ personil’ dari isim-isim yang marfu’. Naib fail adalah
pengganti fail ( subjek ) , kenapa disebut pengganti fail?. karena eh
karena, ketika fiilnya ma’lum, maka mau tidak mau fail wajib ada, tetapi
ketika fiilnya berebentuk fiil yang majhul maka disini diwajibkan
adanya naib Fail yang mengantikan Fail yang tidak disebutkan.
Keunikan Huruf ( لا ) Dalam Uslub Bahasa Arab
Huruf _ La _ adalah jenis huruf Nafiyatu lil jinsi _ ( untuk meniadakan
seusuatu ). ketika huruf _ La _ ada dalam sebuah jumlah, maka kita
akan dapati isim _La_ dan Khobarnya. hakikatnya penggunaan huruf _ La _
sama dengan penggunaan huruf إنّ dan saudara-saudara إنّ ( إنّ
أخوات : أَنَّ, كَأَنَّ, لَكِنَّ, لَيْتَ, لَعَلَّ ). yaitu berfungsi
untuk menasabkan isim, dan merofa’kan khobarnya. tetapi ada sedikit
perbedaan dalam lafadz isim _ La _ , isim _ La _nya dinasabkan tanpa
Tanwin.
contoh :
لَا أُسْتَاذَ فِىى االمَسْجِدِ
contoh :
لَا أُسْتَاذَ فِىى االمَسْجِدِ
NILAI-NILAI FILOSOFIS ILMU NAHWU DALAM KONTEKS KEHIDUPAN
Mengenal
dan memahami uslub dan tata bahasa arab adalah hal yang sangat
pundamental. kenapa ?, karena, eh karena, memahami uslub dan tata bahasa
arab adalah kunci untuk memahami al-Qur’an dan as-sunnah. dan Al-Qur’an
dan as-sunnah adalah dua warisan agung yang dijadikan sebuah petunujuk
untuk manusia bagaimana mengisi hidup dan kehidupan dengan benar.
PEMBAHASAN MUBTADA DAN KHOBAR ( BAGIAN KE 1)
Mubtada
dan khobar adalah dua isim yang marfu, mubtada adalah isim yang diterangkan
yang terletak diawal jumlah ( kalimat dalam bahasa indonesia ). sedangkan khobar adalah isim yang marfu yang
menerangkan si mubtada, dan biasanya
letaknya setelah mubtada’. dan Jumlah
yang terususun dari mubtada’ dan khobar disebut jumlah ismiyyah.
Menyelami Lebih Dalam Pembahasan Mubtada Dan Khobar
Tulisan
ini adalah lanjutan dari tulisan ‘bongkar-bongkaran’ pembahasan mubtada dan
khobar. pada kali ini, InsaAlloh kita
masuk pada pembagian Mubtada
PEMBAGIAN MUBTADA
Mubtada terbagi menjadi tiga macam, yaitu :
Shorir, Dhomir dan Mua’awal
1.
Shorih
“ Pintu Kecerdasan “ Memahami Ilmu Nahwu
Oleh : Misbahuddin Al-Afhganie
Semua
bisa disederhanakan, tergantung cara
berfikir kita ( Frame work ) dalam memahami segala sesuatu. Ilmu
nahwu
sebagai salah satu bagian dari uslub bahasa Arab yang unik bin menarik.
Merenkontruksi cara penyajian ilmu nahwu tuk disampaikan kepada para
tholabul ilmi
sangatlah urgen, agar mudah dicerna dan dipahami.
Manfaat Belajar kepada Orang yang Lebih Muda
Seorang Pekerja Sukses yang Tak Pandang Bulu Untuk Belajar dengan Anak yang jauh lebih muda darinya
Jarang sekali kita temukan orang yang telah sukses dalam sebuah karir
untuk belajar
Subscribe to:
Posts (Atom)